RUANG BACA

Menuju Taman Kami Merumput, Bersama Teman Kami larut
Post by Rizki Ramadhan003 Desember 2013

Waktu yang saya tunggu-tunggu pun datang, Minggu 24 November 2013, tepat seminggu setelah ulangtahun kedua Card to Post. Hari itu, saya berjanji untuk mempertemukan teman-teman Card to Post yang ada di Jakarta dalam rangkaian acara Pikaso: Piknik Asik Card to Post. 

Pukul 7.45, limabelas menit sebelum acara dijadwalkan mulai, saya sudah tiba di Taman Langsat membawa gembolan tas ransel dan menenteng plastik besar berisi karpet puzzle yang saya pretelin dari rumah. Saat itu, Taman Langsat sudah hidup oleh orang-orang yang jogging, anak-anak kecil yang bermain ayunan dan orang-orang tua yang berjalan santai di jalanan berbatu kerikil. 

Setelah berkeliling taman sendiri dan duduk-duduk di bangku datangnya seorang yang rupanya saya kenal. Dia adalah Cecilia Gandes. Namanya nggak ada di daftar orang yang mendaftarkan diri untuk datang tapi dia jadi orang yang pertama datang setelah saya. Tak lama, Ucha yang katanya berangkat subuh-subuh dari Bandung usai dinas kerja dan lanjut pacaran (hehe), datang dengan Avanzanya. Ucha turun memboyong banyak sekali bawaan. Maklum, Cuma ucha yang punya berangkas portable (mobil), jadi perlengkapan-perlengkapan Card to Post sering dititipkan di sana. Hehe. 

Tiga orang sudah berkumpul, waktu juga sudah menunjuk pukul sembilan, kami pun mulai mencari spot dan langsung merumput. Karpet puzzle bawaan saya disusun. Walau luas petaknya kecil, tapi seenggaknya bisa jadi penanda kalau di situ sendang ada piknik. Hehe. 

Ada sedikit takut yang menggelayut, bahwa acara hanya akan dihadiri sedikit orang dan berlangsung kering. Untungnya, setelah menunggu-menunggu, kami tak lagi bertiga, Hira membawa Adiknya, Nia datang, disusul Uthie, kawannya Ucha, Fertina yang datang dari Karawaci, Adhie dari komunitas Sketsa Ku, Tri member baru  Card to Post. Kebetulan juga, ada dua kawannya HIra yang sedang jogging di sana. Mereka berdua pun diajak Hira untuk bergabung. Menyusul, Hilda datang di tengah-tengah acara. Jadi, totalnya ada 12 orang yang ikutan berpiknik ria. 

Alur acara saya buat sama seperti Meet Up di Bandung, Agustus lalu. Pertama, tiap-tiap peserta memperkenalkan diri dan bercerita tentang pengalamannya berkartu pos. Kami bertukar cerita tentang alasan memulai berkartu pos, suka dukanya dan pengalaman-pengalaman unik lainnya. Salah satu yang menarik adalah cerita Gandes. Dirinya mulai berkirim surat karena kini ia terpisah jarak dengan salah satu kawan baiknnya di Jogja. Melalui surat, kawannya yang memiliki kebutuhan khusus dalam kejiwaannya, jadi lebih mudah dan lebih lepas untuk berkomunikasi. Selain itu, belum lama lalu, Gandes pernah mengajak teman-teman di sebuah sekolah di Lampung untuk berlatih menulis di media kartu pos. 

Setelah sesi sharing, kami semua khusyuk membuat kartu pos. Ada dua jenis kartu pos yang kami buat. Pertama, kartu pos pribadi yang dibuat secara khusus untuk ditukar-tukarkan secara random dengan sesama peserta yang datang. Kedua, kartu pos berantai yang akan dijadikan kartu pos spesial untuk dikirimkan ke temen-temen Card to Post lainnya.  Ada lima kartu pos berantai yang siap disayembarakan kepada teman-teman lainnya. kelimanya dibuat secara berantai oleh beberapa peserta dan kelimanya pun dibubuhi tanda tangan, biar otentik. Hehe. 

Ternyata kekhusyukan membuat kartu pos cuma terjadi di lima menit pertama. Setelahnya, mulut kami iri pada tangan yang selalu dipekerjakan. Mulut pun ikut berceloteh ngobrol-ngobrol dan saling becanda. Hira dan Uthie yang merasa keduanya mirip heboh berfoto. Gandes, Tri dan Hilda ngobrol bisik-bisik dan si Ucha meledek gombal Uthie dan Hira. Snack yang dibawa pun satu persatu diraup. 

kiri-kanan: Adhie, , , Nia, Uthie, Ucha, Fertina, Hilda, Gandes

Kiram, Hira, Tri

DI antara rerumputan yang bergoyang kami bukan bertanya, melainkan berceloteh dan berkarya. Di bawah langit yang malu-malu mendung, cerita dan keakrabannya kami pelan-pelan bersenandung. Hingga larut. Sekitar pukul 12, awan yang sedari tadi sudah menahan hujan akhirnya menumpahkannya. Acara pun ditutup. 

Terima kasih teman-teman yang sudah datang. Semoga kesan yang kalian dapatkan seistimewa yang saya rasakan

 

Oh ya, ikuti juga sayembara mendapatkan kartu pos berantainya di sini: 

 

klik: "Sayembara Kartu Pos Berantai buatan PIKASO"

Tiga hari berselang, tiba-tiba Gandes mengabari bahwa sepulang dari piknik dia membuatkan oleh-oleh, bukan hanya untuk Card to Post tetapi untuk khayalak banyak. Gandes menuliskan liputan Card to Post di tempatnya kerja sebagai Copywriter, harian Kompas. Betapa senangnya ada yang ingin menulis tentang Card to Post tapi dia benar-benar mengikuti aktivitas Card to Post lebih dulu, bukan hanya bertanya-tanya.  Terima kasih Gandes

 

 

 

comments powered by Disqus

Selamat datang di Cardtopost, silakan masuk ke kamar untuk cek daftar minta alamat. Atau mau pamer kartu pos?

shout out
Muhammad Fachrizal

19 Februari 2017 18:55:18

Muhammad Fachrizal

Menerima swap0menswap wqwqwq

much asad royan purnadi

16 Februari 2017 14:15:50

much asad royan purnadi

hallo teman2 lama tak jumpa .. mari berbagi kembali kirim kirim kartu nyaa..

Dian Saputra

16 Februari 2017 13:13:17

Dian Saputra

Selamat hari bermalas-malasan (Effek mendung dan hujan seharian) hehe

Nurul Istiqomah

14 Februari 2017 14:52:12

Nurul Istiqomah

ada yang mau kirim-kirim kartu pos ?? :))

Tyas Dwi Arini

13 Februari 2017 17:22:25

Tyas Dwi Arini

Sudah request alamat ya Caecilia Ega :)

Video Dokumentasi 1000 Kartu Pos Untuk Presiden [Februari-September 2012]

shout out

24 Februari 2017

25 Februari 2017

26 Februari 2017

27 Februari 2017

Yahoo Messenger